Januari 10

BACAAN: Kejadian  25-26    

Hari 10

“Keluarga dan Keberuntungan Ishak”

GARIS BESAR

Kisah Keluarga Ishak juga merupakan kisah penting dalam kitab Kejadian, meskipun diceritakan hanya sebentar saja.

Melalui Ishak, janji Allah kepada Abraham terus berlanjut, “….sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negeri ini, dan Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu.” (26: 3).

Dari Ishak Lahir  anak kembar, yang kemudian menjadi Bapa dari bangsa kembar: Yakub (Israel) dan Esau (Edom).

RENUNGAN HARIAN

Cantumkan semua yang anda ketahui tentang kehidupan Ishak. Kemudian bandingkan dengan paragraf berikut.

Ishak adalah anak Abraham, suami Ribka, ayah Yakub dan Esau.

Ishak meneladani ayahnya dan ditipu oleh anaknya. Dia menggali beberapa sumur. Dia umumnya melakukan apa yang Tuhan perintahkan kepadanya tanpa banyak perbantahan dan dalam kesunyian.

Bagaimana Anda ingin tulisan batu nisan Anda dibaca saat meninggal nanti?  Apakah akan seperti ini? “Dia melakukan apa yang Tuhan perintahkan kepadanya untuk melakukannya”

Tidak ada banyak hal yang besar yang dikisahkan dalam kehidupan Ishak, tapi jika kita melihat kesetiaan Ishak kepada Tuhan, kita bisa melihat bahwa kesetiaan Ishak kepada Tuhan merupakan suatu hal yang perlu kita teladani.

Mungkin itulah satu alasan mengapa Ishak mendapat penghargaan yang sama dengan ayahnya dan anaknya setiap kali Tuhan memperkenalkan diriNya sebagai “Allah Abraham, Ishak, dan Yakub.”

Apakah Tuhan telah memberi Anda peran pembantu yang tidak banyak diperhatikan oleh orang banyak?

Tidak semua orang dapat berfungsi tanpa selalu mendapatkan pujian dan penghargaan atas apa yang dikerjakannya. Tapi Tuhan tahu bahwa Anda dapat melakukan semuanya itu karena anugerah-Nya.

Ucapkanlah terimakasih kepada Tuhan atas hak istimewa untuk melayani Dia, dan mintalah agar Anda mendapat keteguhan selalu bersemangat untuk melayani Tuhan.

KESETIAAN DALAM HAL-HAL YANG KECIL ADALAH SUATU HAL YANG BESAR.

PENDALAMAN

Kehidupan Abraham | Kej 25: 8

Teks asli Ibrani dari Kejadian 25: 8 dapat diterjemahkan, “lalu ia meninggal. Ia mati pada waktu telah putih rambutnya, tua dan suntuk umur.” Ketika Abraham menghembuskan nafas terakhirnya, dia berumur sempurna, tidak hanya dalam usia yang lanjut, tapi juga mempunyai pengalaman hidup yang berharga.

Abraham telah menghadapi cobaan dan godaan yang membuat Abraham memiliki karakter yang spesifik, dia telah mencapai kemenangan dan kemakmuran, dan dia telah menerima pelajaran bahwa janji Tuhan kepada keturunannya pasti akan terjadi.

Kelahiran yang Ajaib | Kej 25:21

Istri bapa leluhur – Sarah, Ribka, dan Rahel – setelah bertahun-tahun mengalami kondisi kemandulan yang memalukan, namun pada akhirnya mereka bisa melahirkan melalui kuasa mukjizat Allah.

Maria, ibu Yesus sang Mesias, juga mengalami proses kehamilan yang diatur secara ilahi. Yesus, putra Maria inilah yang akan menggenapi nubuat yang diberikan kepada Ribka dalam Kejadian 24:60: “Saudara kami, moga-moga engkau menjadi beribu-ribu laksa, dan moga-moga keturunanmu menduduki kota-kota musuhnya.”

 

Untuk melihat renungan hari lainnya, klik tautan berikut ini:
http://www.renunganselamat.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s