Januari 22

BACAAN: Keluaran 11-12     

Hari 22

“Wabah Kesepuluh, Paskah, dan Keluaran”

GARIS BESAR

Pada akhirnya, itu semua bukanlah suatu kontes menang kalah. Kematian akhirnya menyentuh setiap keluarga Mesir karena wabah terakhir membawa kehancuran ke setiap anak sulung dan binatang.

Namun rumah Israel lolos dari kematian karena rumah tangga mereka dilindungi oleh darah binatang korban yang dibunuh sebagai pengganti anak sulung.

Firaun, raja yang keras kepala, memerintahkan orang-orang Ibrani untuk pergi, dan Pembebasan yang telah lama ditunggu pun dimulai.

Hari perayaan yang kemudian disebut Paskah, menjadi peringatan tahunan tentang keselamatan umat Allah dari perbudakan mereka di Mesir.

RENUNGAN HARIAN

“Angkatan demi angkatan akan memegahkan pekerjaan-pekerjaan-Mu dan akan memberitakan keperkasaan-Mu.” (Mazmur 145: 4).

Jika seseorang menulis artikel berjudul “Apa yang harus dilakukan atas Keajaiban Tuhan,” maka jawabanya itu mungkin terdiri dari satu kata saja: “Mengingat”.

Tindakan Tuhan yang luar biasa dan supranatural atas nama bangsaNya relatif sedikit dan sudah lama terjadi. Karena mukjizat seperti sepuluh tulah jarang terjadi, umat Tuhan diinstruksikan untuk mengingat peristiwa masa lalu ini sebagai dasar iman pada masa sekarang.

Dan sebagai bantuan agar tetap mengenang hal ini, Tuhan melembagakan peringatan – seperti Paskah – agar umatNya dapat mengingatnya secara teratur.

Seperti peringatan suci, paskah tersebut dilembagakan oleh Tuhan, kita juga dengan cara yang sama,  bisa berpikir secara simbolis tentang objek atau waktu dalam kehidupan kita sendiri.

Pikirkan tentang apa yang mungkin mengingatkan Anda akan kesetiaan Tuhan-sebuah gambar di dinding, sebuah cek yang dibatalkan atau tanggal “peringatan ulang tahun” tertentu.

Temukan sesuatu yang berarti bagi Anda dan rencanakan sekarang untuk mengingat kembali bukti Tuhan selalu ada dalam kehidupan Anda.

JIKA SEMUA ORANG MENGUBAH GOSSIP MENJADI DOA, MAKA TIDAK ADA ALASAN UNTUK BERGOSSIP.

PENDALAMAN

Di bawah darah | Kel. 12:13

Yesus adalah Anak Domba Paskah kita (1 Korintus 5: 7). Dia tanpa noda atau cacat dan dikorbankan pada waktu Paskah.

Sama seperti keluarga yang tiang pintunya ditandai dengan darah dilewati oleh maut maut (Keluaran 12:13), maka orang-orang yang berlindung di bawah darah Yesus terhindar dari kematian yang kekal.

Upah Israel untuk Kerja Paksa | Kel. 12:36

Dengan keinginan orang-orang mesir untuk menyuruh orang-orang Israel (dan malapetaka) keluar dari tanah mereka, orang-orang Mesir menyerahkan sejumlah besar perhiasan, emas, dan pakaian (12:36). Hal ini menjadi kompensasi pembayaran upah atas kerja mereka selama bertahun-tahun sebagai budak.

 

Untuk melihat renungan hari lainnya, klik tautan berikut ini:
http://www.renunganselamat.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s