Desember 30

BACAAN: Wahyu 17-19    

Hari 365

“Mencurahkan Tujuh Cawan”

GARIS BESAR

Yohanes melihat penghakiman Allah dicurahkan lebih dari sekedar alam semesta secara fisik.

Babel, markas besar otoritas agama dan sipil, diperingatkan oleh seorang utusan malaikat tentang azab yang mendekat.

Kehancuran kota – lengkap dan tidak dapat dibatalkan – disesali oleh para raja dan pedagang yang sama-sama mendapat untung dari perdagangannya yang kaya dan agama palsu.

Sebaliknya, surga bersukacita atas kematian kota yang jahat itu.

Setelah pesta pernikahan Anak Domba di surga, pemandangan bergeser kembali ke bumi, di mana Raja segala raja datang untuk menghakimi dan menghancurkan musuh-musuh manusianya.

RENUNGAN HARIAN

Dalam tokoh-tokoh dalam drama rencana Allah yang berlangsung selama berabad-abad, peran utama dimainkan oleh Tuhan Yesus Kristus: Dia adalah Mesias yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama, Anak Domba Allah dalam Perjanjian Baru, dan Raja yang kembali dari semua raja dan Tuhan segala tuhan (19:16).

Inilah pentingnya pernyataan malaikat kepada Yohanes: “Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat” (19:10).

Totalitas Alkitab sebagai pesan nubuatan Allah kepada umat manusia berpusat pada pribadi dan pelayanan Tuhan Yesus Kristus.

Karena itu, Yesus harus “terlihat” dengan cara tertentu di setiap buku Alkitab Anda.

Cobalah.

Bukalah kembali buku-buku Alkitab yang telah Anda pelajari tahun ini, dan lihat apakah Anda dapat menyarankan cara Yesus digambarkan dalam setiap buku.

Misalnya, Kejadian: orang yang akan memukul kepala Setan (Kejadian 3:15); Keluaran: Penebus dari ikatan dosa; Imamat: Yang Kudus dari Allah; dll.

Bersenang-senanglah dalam menemukan wawasan yang Yesus ajarkan kepada dua pengikut di jalan menuju Emaus, “menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci” (Lukas 24:27)!

WAKTU TIDAK MEMILIKI KEKUATAN ATAS NAMA, PERBUATAN DAN PERKATAAN YESUS KRISTUS.

PENDALAMAN

Judul Yang Sangat Sesuai | Wah. 17: 5

Wanita berpakaian ungu “yang duduk di tempat yang banyak airnya” (17: 1) diberi gelar “Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi” (17: 5) – keterangan yang paling tepat untuk orang misterius ini yang telah mendorong para komentator untuk menyarankan beragam identitas yang berbeda, termasuk: (1) kota yang dibangun kembali di situs Babel kuno; (2) kota yang sebenarnya, tetapi berbeda dari Babel (seperti Roma); (3) sistem agama palsu; (4) sistem politik ateistik.

Hari pernikahan | Wah. 19: 7-8

Perjanjian Yesus dengan para pengikutnya digambarkan dalam bentuk perkawinan di mana Kristus adalah pengantin pria dan gereja adalah mempelai wanita (19: 7-8).

Pernikahan Anak Domba, lebih dari sekadar ilustrasi tentang persatuan kita dengan Yesus; ini adalah pemenuhan masa pertunangan yang sangat panjang dan tujuan akhir penciptaan.

Untuk melihat renungan hari lainnya, klik tautan berikut ini:
http://www.renunganselamat.wordpress.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s